Archive

Monthly Archives: January 2012

AGAMA DAN MASYARAKAT

1. Fungsi Agama Kepada Manusia

Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tet  api dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang dihuraikan di bawah:

  • Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.

Agama dikatankan memberi pandangan dunia kepada manusia kerana ia sentiasanya memberi penerangan mengenai dunia(sebagai satu keseluruhan), dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan bagi pekara ini sebenarnya sukar dicapai melalui inderia manusia, melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Contohnya, agama Islam menerangkan kepada umatnya bahawa dunia adalah ciptaan Allah(s.w.t) dan setiap manusia harus menaati Allah(s.w.t).

  • Menjawab pelbagai soalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia.

Sesetangah soalan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan soalan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Contohnya soalan kehidupan selepas mati, matlamat hidup, soal nasib dan sebagainya. Bagi kebanyakan manusia, soalan-soalan ini adalah menarik dan untuk menjawabnya adalah perlu. Maka, agama itulah berfungsi untuk menjawab soalan-soalan ini.

  • Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia.

Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. Ini adalah kerana sistem agama menimbulkan keseragaman bukan sahaja kepercayaan yang sama, malah tingkah laku, pandangan dunia dan nilai yang sama.

  • Memainkan fungsi kawalan sosial.

Kebanyakan agama di dunia adalah menyaran kepada kebaikan. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kod etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi kawalan sosial.

Sumber : http://ms.wikipedia.org/wiki/Agama

Komentar : Terima kasih atas materi Ilmu Sosial Dasar yang terdapat di situs ms.wikipedia.org, saya sangat terbantu dalam pembuatan tugas Ilmu Sosial Dasar. Untuk materi nya, saya menyalin sebagian materi dan sedikit merapikan materi yang ada di Situs tersebut.

2. Pelembagaan Agama

adalah apa dan mengapa agama ada, unsur-unsur dan bentuknya serta fungsi struktur agama. Dimensi ini mengidentifikasikan pengaruh-pengaruh kepercayaan di dalam kehidupan sehari – hari.

3. Agama, konflik dan masyarakat

Upacara – upacara yang bernuansa agama suku bukannya semakin berkurang tetapi kelihatannya semakin marak di mana-mana terutama di sejumlah desa-desa.
Misalnya saja, demi pariwisata yang mendatangkan banyak uang bagi para pelaku pariwisata, maka upacara-upacara adat yang notabene adalah upacara agama suku mulai dihidupkan di daerah – daerah. Upacara-upacara agama suku yang selama ini ditekan dan dimarjinalisasikan tumbuh sangat subur. Anehnya sebab bukan hanya orang yang masih tinggal di kampung yang menyambut angin segar itu dengan antusias tetapi ternyata orang yang lama tinggal di kotapun menyambutnya dengan semangat membara. Misalnya pemilihan hari-hari tertentu yang diklaim sebagai hari baik untuk melaksanakan suatu upacara. Hal ini semakin menarik sebab mereka itu pada umumnya merupakan pemeluk yang “ fanatik” dari salah satu agama monoteis bahkan pejabat atau pimpinan agama. Jadi pada jaman sekarang pun masih banyak sekali hal yang menghubungkan agama dengan kepercayaan-kepercayaan seperti itu sehingga bisa menimbulkan konflik bagi masyarakat itu sendiri.

Sumber : http://vncyssie.wordpress.com/2010/11/24/agama-dan-masyarakat/

Komentar : Terima kasih atas materi Ilmu Sosial Dasar yang terdapat di situs vncyssie.wordpress.com, saya sangat terbantu dalam pembuatan tugas Ilmu Sosial Dasar. Untuk materi nya, saya menyalin sebagian materi dan sedikit merapikan materi yang ada di Situs tersebut.

Advertisements

ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

1.Pengertian Ilmu Pengetahuan, yaitu :

sesuatu yang secara teratur diperoleh dengan pangkal tumpuan  tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum      dan akumulatif serta memiliki arti atau makna tersendiri bagi  penerimanya.

 

4 Hal Sikap yang Ilmiah, yaitu :

•Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga mencapai pengetahuan ilmiah yang objektif.

•Selektif, artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta atau gejala dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada.

•Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap indera dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu.

•Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian, namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali.

2. Pengertian Teknologi, yaitu :

Sesuatu yang berhubungan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi.

Ciri – Ciri Fenomena Teknik Pada Masyarakat, yaitu :

*Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional.

*Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah.

*Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis.
Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis.

* Teknik berkembang pada suatu kebudayaan.

* Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung.

* Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan.

* Otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.

3. Pengertian Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Nilai, yaitu :

Ilmu Pengetahuan , yaitu sesuatu yang secara teratur diperoleh dengan pangkal tumpuan tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatif serta memiliki arti atau makna tersendiri bagi penerimanya.
Teknologi , yaitu sesuatu yang berhubungan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi.
Nilai , yaitu sesuatu yang memiliki harga, menunjukkan kualitas.

4. Pengertian Kemiskinan, yatu :

Kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok, seperti pangan, pakaian dan tempat berteduh .

Ciri-Ciri Manusia yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan, yaitu :

•Tidak memiliki factor-faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, ketrampilan.

•Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha.

•Tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai tamat SD.

•Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas.

•Banyak yang hidup di kota berusia muda dan tidak mempunyai ketrampilan.

Fungsi Kemiskinan, yaitu :

•Kemiskinan menyediakan tenaga kerja untuk pekerjaan-pekerjaan kotor, tidak terhormat, berat, berbahaya, namun dibayar murah.

•Kemiskinan memperpanjang nilai guna barang atau jasa.

•Kemiskinan mensubsidi sebagai kegiatan ekonomi yang menguntungkan orang-orang kaya.

•Memperteguh status sosial orang kaya, karena bermanfaat untuk menjadi tumbal pembangunan.